Mengacu pada seseorang yang punya minat besar untuk mempelajari sistem komputer secara detail dan bagaimana meningkatkan kapabilitasnya. Besarnya minat yang dimiliki seorang hacker dapat mendorongnya untik memiliki kemampuan penguasaan sistem yang diatas rata-rata kebanyakan pengguna. Jadi, hacker sebenarnya memiliki konotasi yang netral. Hacker yang terkait erat dengan keahlian teknis dan senang memecahkan masalah serta melampaui batasan yang ada. Jika anda ingin tahu cara menjadi seorang hacker, hanya ada dua hal yang benar-benar relevan.
Ada sebuah komunitas, budaya saling berbagi informasi, dari kaum programmer ahli dan pakar jaringan yang melalui sejarah saat pertama kali minicomputer diciptakan dan awal mula eksperimen ARPAnet. Para anggota budaya ini asal sebenarnya istilah ’hacker’. Hacker yang membangun internet, hacker menciptakan sistem operasi UNIX hingga hari ini. Hacker pula yang menjadikan World Wide Web bekerja. Jika anda merupakan bagian dari budaya ini, jika anda berkontribusi didalamnya dan mereka mengenal anda serta menyebut anda seorang hacker, maka anda memang benar seorang hacker.
Pola pikir hacker tidak terbatas pada budaha software-hacker. Ada beberapa orang yang menerapkan sikap hacker tersebut pada hal lainnya, seperti elektronik atau musik – sebenarnya, disini anda dapat menemukan tingkat tertinggi dari ilmu pengetahuan atau seni. Sedangkan software hacker mengenal semangat juang ini dimanapun mereka berada dan menyebut diri mereka “hacker” juga – dan beberapa klaim bahwa dunia hacker tidak terbatas pada dimana mereka bekerja. Namun dalam dokumen ini kita hanya berfokus pada keahlian dan sikap para software hacker, dan tradisi saling berbagi yang mengawali istilah ‘hacker’.Adapula kelompok lain yang menyebut diri mereka hacker, namun sebenarnya tidak. Orang-orang ini (terutama dikalangan remaja) lyang melakukan kerusakan komputer dan membobol sistem telepon. Para hacker yang sejati menyebut mereka sebagai ‘cra cker’ dan tidak ada kaitannya dengan mereka. Hacker sejati menganggap cra cker adalah pemalas, tidak bertanggung jawab dan pandai, dan kemampuan yang mereka miliki hanya untuk membobol sistem keamanan tidak lantas menjadi mereka hacker sebagaimana halnya jika anda mampu menjalankan mobil juga tidak lantas menjadikan anda seorang insinyur otomotif. Sayangnya, banyak sekali para jurnalis dan penulis yang salah dalam menggunakan kata ‘hacker’ untuk menggambarkan cra cker; hal ini menodai citra hacker sejati.
Perbedaan dasar antar hacker dan cra cker: hacker membangun sesuatu, cra ckerlah yang merusaknya.Jika anda ingin menjadi seorang hacker, banyaklah membaca. Jika anda ingin menjadi seorang hacker, bacalah alt.2600 newsgroup dan bersiap-siaplah untuk melakukan 5 dari 10 perbuatan tercela setelah menyadari bahwa anda tidaklah secerdas yang anda kira. Dan itulah mengapa saya menggolongkan anda sebagai cra cker.
Sikap HackerHacker memecahkan masalah dan membangun sesuatu, dan mereka meyakini kebebasan dan saling membantu satu sama lainnya dengan sukarela. Untuk diterima sebagai seorang hacker, anda harus berperilakuk seolah-olah hal itu merupakan sikap anda sendiri. Dan untuk berperilaku seakan-akan anda memiliki sikap tersebut, terlebih dahulu anda harus meyakini kebenaran sikap tersebut.Tapi jika anda mengira menerapkan sikap hacker merupakan suatu cara untuk diterima dalam budaya hacker tersebut, anda salah besar. Menjadi orang yang memiliki sikap hacker sangatlah penting bagi anda – untuk membantu anda belajar dan terus termotivasi. Sebagaimana halnya seni penciptaan, cara paling efektif untuk menjadi seorang master adalah berpikir dan bertindak bahwa anda benar-benar seorang master – tidak hanya secara intelektual namun juga secara emosional.
Jadi, jika anda ingin menjadi seorang hacker, teruslah mengulang-ulang hal tersebut hingga anda benar-benar menjadi salah satu diantara mereka.
1. Dunia yang penuh pesona masalah telah menunggu untuk diatasi.Menjadi seorang hacker sangatlah menyenangkan, namun jenis kesenangan yang diperoleh membutuhkan banyak usaha. Usaha yang memerlukan motivasi. Kesuksesan seorang atlet memerlukan motivasi akan bentuk fisik yang bagus, yang mendorong mereka mengatasi keterbatasan fisik mereka.Sama halnya, untuk menjadi seorang hacker anda perlu keterampilan dasar dalam memecahkan masalah, mempertajam kemampuan dan melatih kecerdasan anda tanpa henti.Jika anda jenis orang yang seperti itu secara alami, anda perlu memiliki tujuan untuk menjadi seorang hacker. Dengan kata lain anda memerlukan semangat hacking yang tidak dirusak dengan mengumbar nafsu seks, uang dan cemoohan masyarakat.(anda juga harus mengembangkan ketekunan dalam belajar – mempercaya bahwa meskipun anda tidak mengetahui semua yang anda perlukan dalam memecahkan masalah, jika anda hanya mampu mengungkap sebagian dan belajar dari hal itu, anda telah cukup belajar mengatasi masalah dibagian berikutnya – dan seterusnya, hingga anda benar-benar berhasil).
2. Tak seorangpun harus mengatasi masalah dua kaliPemikiran kreatif sangatlah berharga, sumber dayanya terbatas. Tidak seharusnya mereka memboroskan waktu dengan masalah yang sama berulang-ulang disaat berbagai masalah baru telah menunggu diluar sana.Untuk berperilaku seperti seorang hacker, anda harus yakin bahwa waktu berpkir hacker lain sangatlah jitu – jadi nyaris merupakan tugas moral bagi anda untuk berbagi informasi, memecahkan masalah dan memberikan solusi lebih jauh agar hacker lainnya dapat mengatasi masalah yang baru ketimbang menghabiskan waktu pada masalah yang sama berulang-ulang.(Anda tidak perlu percaya bahwa anda harus memberikan seluruh produk kreatif anda, meski para hacker ada pula yang melakukannya untuk memperoleh respek dari hacker lainnya. Konsistensi nilai-nilai hacker untuk menjual produknya hanyalah sekedar untuk makan dan biaya sewa komputer. Konsistensi dalam menggunakan keahlian hacking anda untuk mendukung keluarga atau memperoleh kekayaan, tidak apa-apa sepanjang anda tidak lupa bahwa anda adalah seorang hacker.)
Cara Menjadi Seorang Hacker (bag 2)
3. Bosan dan kejenuhan adalah musuh utama.Kaum hakcer (dan orang-orang kreatif pada umumnya), semestinya tidak pernah menjadi bosan atau jenuh terhadap pekerjaan rutin, karena saat hal ini terjadi maksdunya mereka tidak melakukan apa yang mereka mampu lakukan – memecahkan masalah baru. Hal ini hanya akan menyakit perasaan setiap orang. Oleh karena itu bosan dan kejenuhan bukan hanya tidak diinginkan melainkan juga musuh utama.Untuk berperilakuk sebagai seorang hacker, anda harus percaya hal ini cukup untuk berada sejauh mungkin dari kebosanan, tidak hanya untuk diri anda sendiri namun juga bagi orang lain (khususnya hacker lainnya).(Terdapat beberapa pengecualian untuk hal ini. Para hacker terkadang melakukan sesuatu yang tampaknya berulang-ulang atau membosankan untuk memperhatikan dan melatih kejernihan pikirannya, bertujuan untuk mempertajam kemampuan atau mendapatkan beberapa pengalaman tertentu yang tidak dimiliki oleh orang lain. Namun dengan pilihan ini – tak seorang pun bisa memperkirakan kapan mereka terperosok dalam kejenuhan).
4. Kebebasan adalah hal yang baik.Kaum hacker pada dasarnya anti-penguasa. Setiap orang yang mencekoki anda denga pemikiran ala penguasa, pada umumnya memiliki beberapa alasan tertentu untuk melakukannya pula. Jadi sikap sok berkuasa harus dilawan dimanapun anda berada, untuk mengurangi jeratan yang melilit anda dan para hacker lainnya.(Hal ini tidak berarti melawan seluruh penguasa. Anak-anak perlu dididik dan kejahatan harus dicegah. Seorang hacker bisa menerima beberapa jenis kekuasaan yang bertujuan sama dengan yang dia inginkan daripada menghabiskan waktunya dengan menuruti tujuan lainnya. Namun adakalanya perlu dilakukan tawar-menawar, jenis penyerahan diri pada kekuasaan tidak akan pernah mereka berikan.)Para penguasa identik dengan penyensoran dan kerahasiaan. Mereka tidak pernah mempercayai ketulusan kerja sama dan berbagi informasi – mereka hanya menyukai ‘kerja sama’ yang dapat mereka kendalikan. Jadi untuk berperilaku sebagai seorang hacker, anda harus mengembangkan suatu kebencian terhadap penyensoran, kerahasiaan, dan penggunaan kekerasan atau tipu daya guna menghindari tanggung jawab. Dan anda harus bersedia bertindak berdasarkan keyakinan tersebut.
5. Sikap tidak menggantikan keahlian.Untuk menjadi seorang hacker, anda harus mengembangkan beberapa sikap ini. Tapi membatasi diri pada sebuah sikap tunggal tidak akan menjadikan anda seorang hacker, atau apapun yang menjadikan anda sebagai seorang atlet juara atau bintang tenar. Menjadi seorang ahcker memerlukan kecerdasan, latihan, dedikasi dan kerja keras.Oleh karena itu, anda harus belajar mempercayai sikap dan menghormati keahlian setiap orang. Kaum hacker tidak akan membiarkan pecundang membuang-buang waktu mereka, namun mereka menghormati keahlian – terutama keahlian hacking, keahlian apapun adalah baik. Keahlian membutuhkan keterampilan yang hanya beberapa master yang mampu, dan keahlian membutuhkan kecakapan yang terkait dengan sikap mental dan penjiwaan yang terbaik.
Minggu, 29 Maret 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar